Home | Lampu - Merah | Siska Rohani Korban Perampokan Driver Taksi Online

Siska Rohani Korban Perampokan Driver Taksi Online

Kejadian nahas menimpa salah seorang manajer pemasaran sebuah wedding organizer di Jakarta, Siska Rohani. Siska dibunuh oleh dua saudara kembar Fadli Nizar Himba (32) alias FD dan kembarannya Fahmi Idris Himba (32) alias FH, Minggu (18/3).

Dua saudara kembar yang berprofesi sebagai pengemudi taksi online itu berencana untuk merampok Siska, saat Siska minta diantarkan ke tempat tujuannya dari Hotel Casendra, Jakarta Pusat, untuk diantar ke Hotel Haris, Tebet. Namun, Siska justru dirampok dan dibunuh.

Kabar kematian Siska dengan cara yang tragis jelas membuat semua koleganya terkejut dan sedih. Salah seorang rekan kerja Siska, Via Fatima, tak menyangka pertemuan pada bulan Oktober tahun lalu adalah pertemuannya terakhir dengan Siska.

“Kami memang jarang bertemu. Tidak sering, bisa dalam hitungan jari. Tapi kami cukup dekat. Kami sering berbagi cerita,” ucap Via.

Via menjelaskan, meski jarang bertemu, ia amat paham dengan karakter Siska. Menurutnya, Siska adalah sosok pekerja keras yang tak pernah mengeluh.

Dia mengatakan, pekerjaan mereka yang berkutat di dunia pernikahan membuat Siska dan Via harus bertemu dengan berbagai pasangan yang memiliki beragam karakter. Tak jarang, Siska kerap mendapat keluhan dari kliennya yang menuntut banyak permintaan.

“Ada pasangan yang rewel, ada yang kritis, tapi dia bisa meng-handle semuanya. Dia enggak cuma meng-handle klien tapi juga bisa mengatur administrasi,” lanjut Via.

Tak hanya itu, menurut Via, Siska adalah orang yang sangat sabar. Ia hampir tak pernah melihat Siska marah-marah dalam menghadapi kliennya. Di sisi lain, Siska juga merupakan sosok yang jenaka dan asik untuk diajak ngobrol.

“Dia baik. Lucu juga orangnya. Orangnya juga supel sekali, kami pernah cerita soal kehidupan, soal apa pun,” tuturnya.

Via mengaku, ia memang jarang bertemu dengan Siska lantaran keduanya tak bekerja di wilayah yang sama. Meski sama-sama bekerja di bidang marketing, namun Siska bekerja di Jakarta Selatan, sementara dia bekerja di Jakarta Timur. Meski demikian, keduanya cukup dekat untuk bisa saling berbalas komentar di media sosial.

“Kalau ketemu memang jarang, tapi (kami) cukup sering kalau kita bales-balesan komentar. Di instagram misalnya,” ucap Siska.

Via mengaku sampai saat ini belum bisa melayat ke kediaman Siska karena pekerjaannya. Namun, ia menyampaikan duka yang amat mendalam untuk rekan kerjanya itu. Apalagi, Siska merupakan seorang orang tua tunggal. Anak itu didapat dari pernikahannya yang berakhir dengan perceraian.

“Saya shock banget dengar kabar itu. Dia itu single parent. Punya satu anak, usianya sekitar 2 sampai 3 tahun,” lanjutnya.

Namun, Via juga ingin mengambil pelajaran dari kejadian yang menimpa Siska. Ia berharap pihak perusahaan taksi online bisa memperketat regulasinya agar penyimpangan yang dilakukan para drivernya tak terjadi.

“Saya rasa perusahaan juga harus aware dengan hal seperti. Perlu mengontrol ketat,” lanjutnya.

Fadli dan Fahmi merampok Siska dengan meminta uang Rp 20 juta. Mereka bahkan berhenti di rest area KM 34 untuk memeriksa dan mengambil uang melalui 2 kartu ATM Siska. Tapi, pelaku tak mendapat apa-apa karena tak ada saldo di rekening Siska.

Pelaku melanjutkan perjalanan ke arah Bogor. Tapi, sebelum pintu keluar tol, pelaku mencekik leher korban sampai mati. Mulut Siska juga disumpal dengan tisu basah dan dompet.

Kedua pelaku dijerat dengan Pasal 365 Ayat (4) KUHP, Pasal 338 KUHP dan Pasal 340 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan yang mengakibatkan matinya orang pembunuhan dan atau pembunuhan berencana dengan ancaman hukuman penjara paling lama 20 Tahun.

Lalu bagaimana ada pria lain selain sopir di taksi online GrabCar itu? Ternyata, salah seorang pelaku bersembunyi di kursi belakang. Dia tiba-tiba muncul di tengah jalan membuat Siska tak bisa berkutik menghadapi dua pria di mobil Suzuki Ertiga yang ditumpanginya.

Facebook Comments
casino online terpercaya

About Admin

Check Also

Pernyataan Saksi Lihat Darah Ella yang Tewas Penuh Luka Tusuk

LampuMerah – Pernyataan Saksi Lihat Darah Ella yang Tewas Penuh Luka Tusuk – Deni Irawan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *