Home | Lampu - Merah | Kadis Bina Marga Lampung Tengah Iyakan Adanya Suap dari DPRD

Kadis Bina Marga Lampung Tengah Iyakan Adanya Suap dari DPRD

LampuMerah – Kadis Bina Marga Lampung Tengah Iyakan Adanya Suap dari DPRD – Kepala Dinas Bina Marga Lampung Tengah Taufik Rahman mengakui adanya permintaan suap. Inisiatif itu disebut datang dari DPRD.

“Iya (inisiator permintaan suap dari DPRD),” ucap Taufik saat keluar dari KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Jumat (16/2/2018) pukul 04.56 WIB.

Dia lalu membenarkan Wakil Ketua DPRD Lampung Tengah J Natalis Sinaga sebagai orang yang pertama meminta. “Iya itu (Pak Natalis),” ucapnya singkat.

Taufik yang mengenakan rompi tahanan KPK ini segera dibawa ke Rutan Pomdam Jaya Guntur. Dia ditahan selama 20 hari pertama.

“TR (Taufik Rahman) ditahan di Rutan Pomdam Jaya Guntur selama 20 hari pertama,” kata Kabiro Humas KPK Febri Diansyah memberi konfirmasi.

Sebelumnya KPK sudah menahan 2 tersangka dari DPRD dalam kasus ini. Mereka adalah Anggota DPRD Lampung Tengah Rusliyanto dan Wakil Ketua DPRD Lampung Tengah J Natalis Sinaga.

Baca juga: KPK Tahan 2 Tersangka Suap Pinjaman APBD Lampung Tengah

Selain itu, KPK juga melakukan penahanan terhadap Bupati Lampung Tengah Mustafa yang ditangkap KPK di Bandar Lampung terkait kasus ini. KPK memang belum resmi mengumumkan status tersangka Mustafa, namun bupati sudah mengenakan rompi tahanan setelah memeriksanya secara intensif sekitar 4 jam di kantor KPK.

KPK menduga adanya suap untuk anggota DPRD Kabupaten Lampung Tengah terkait persetujuan DPRD atas pinjaman daerah kepada PT SMI sebesar Rp 300 miliar. Pinjaman daerah rencananya akan digunakan untuk pembangunan proyek infrastruktur yang akan dikerjakan Dinas PUPR Kabupaten Lampung Tengah.

Untuk mendapatkan pinjaman itu, dibutuhkan surat pernyataan yang disetujui atau ditandatangani bersama dengan DPRD sebagai persyaratan MoU dengan PT SMI. Lalu, untuk mendapat persetujuan atau tanda tangan surat pernyataan tersebut, diduga terdapat permintaan dana sebesar Rp 1 miliar.

Atas kasus itu, tiga orang tersangka ditetapkan KPK, yaitu Wakil Ketua DPRD Lampung Tengah J Natalis Sinaga, anggota DPRD Lampung Tengah Rusliyanto, dan Kepala Dinas Bina Marga Lampung Tengah Taufik Rahman. Natalis dan Rusliyanto diduga menerima uang dari Taufik.

KPK juga mengamankan uang Rp 160 juta dari seorang PNS Pemkab Lampung Tengah dan Rp 1 miliar dari seorang berlatar swasta.

Facebook Comments
casino online terpercaya

About Admin

Check Also

Pernyataan Saksi Lihat Darah Ella yang Tewas Penuh Luka Tusuk

LampuMerah – Pernyataan Saksi Lihat Darah Ella yang Tewas Penuh Luka Tusuk – Deni Irawan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *