Home | Serba serbi | Kaesang Dilaporkan Polisi, Dugaan Penodaan Agama

Kaesang Dilaporkan Polisi, Dugaan Penodaan Agama

Kaesang Dilaporkan Polisi, Dugaan Penodaan Agama 

LampuMerah – Seorang warga bernama Muhammad Hidayat S. melaporkan individu bernama Kaesang kepada polisi dengan dugaan telah melakukan penodaan agama. Belum diketahui apakah Kaesang yang dimaksud adalah putra bungsu Presiden Joko “Jokowi” Widodo karena di dalam laporan tidak disebut nama belakang dari terlapor.

Laporan dugaan penodaan agama itu disampaikan ke Kepolisian Resort Metro Bekasi Kota, Jawa Barat, pada Minggu, 2 Juli. Ketika dikonfirmasi, Kapolres Bekasi Kota Kombes Hero Hendiarto Bachtiar membenarkan adanya laporan tersebut.

“Iya, memang kami menerima laporan tersebut. Tetapi, saya dilaporkannya baru hari ini,” kata dia yang dihubungi Rappler melalui telepon pada Selasa malam, 4 Juli.

Saat ditanya, apakah Kaesang yang dimaksud adalah putra Presiden Jokowi, Hero mengatakan harus memanggil terlapor lebih dulu.

Dalam laporannya, Hidayat menuding Kaesang menodai agama Islam melalui video yang diunggah melalui akun Youtubenya.

“Akun Youtube milik terlapor isi videonya bermuatan ujaran kebencian berdasarkan SARA berupa ucapan kata-kata mengadu domba dan mengafirkan-kafirkan, seperti: enggak mau mensalatkan padahal sesama Muslim karena perbedaan dalam memilih pemimpin, apaan coba, dasar ndeso,” kata Hidayat melalui laporan tersebut.

Jika melihat kalimat tersebut, diduga video yang dimaksud adalah video blog milik Kaesang Pangarep yang berjudul #BapakMintaProyek. Sebab, di dalam video itu terdapat kata-kata serupa seperti yang tertulis di dalam laporan.

Dalam video itu, Kaesang mengawali blognya dengan menyindir beberapa anak pejabat yang diketahui kerap meminta proyek kepada orang tua mereka yang masih aktif di pemerintahan.

Menurut Kaesang, sikap tersebut disebut dengan istilahnya “ndeso”. Dia juga mengaku prihatin dengan anak-anak Indonesia yang justru mendapat pengaruh buruk dari pertikaian politik di Tanah Air. Salah satunya ketika anak-anak meneriakan “bunuh Ahok” saat dilakukan pawai obor.

Pelapor membawa barang bukti berupa screen shot video yang dimaksud. Informasi ini sedang ramai dibicangkan di media sosial. Mereka menanyakan apakah laporan tersebut memang benar.

Lalu, apakah laporan itu akan ditindak lanjuti? Hero mengatakan semua laporan yang masuk akan diselidiki. Tapi, hingga saat ini proses penyelidikan belum dimulai.

Perintahkan penyelidikan

Sementara, Kapolda Metro Jaya Mochamad Iriawan juga membenarkan adanya laporan atas nama Kaesang ke Polres Bekasi Kota. Namun, dia pun tidak ingin gegabah dengan langsung menyimpulkan apakah terlapor memang putra bungsu Presiden Jokowi.

“Saya belum tahu (apakah itu putra Pak Jokowi). Hanya di laporannya tertulis (nama) Kaesang. Tidak menyebutkan siapa. Oleh sebab itu, kami harus mendengar keterangan orang yang melapor lebih dulu,” ujar Iriawan yang ditemui di Bandara Halim usai mengantar Jokowi kunjungan kerja ke Turki dan Jerman pada Rabu, 5 Juli.

Dia mengaku sudah membaca laporan yang dibuat oleh Polres Bekasi Kota. Tetapi, masih harus dilakukan penyelidikan, termasuk mengecek barang bukti berupa rekaman dan saksi ahli.

“Dari penyelidikan nanti, akan diketahui hasil apakah itu masuk ke dalam ranah pidana atau tidak. Saya sudah memerintahkan kepada Kapolres agar segera menindak lanjuti laporan dari masyarakat itu,” tutur Iriawan.

Berikut Simak Youtube Kaesang yang berujung pada pelaporan penodaan agama!

Facebook Comments
casino online terpercaya

About Lampu Merah

Check Also

KPK Kembali Tangkap Tangan Bupati Labuhanbatu

LampuMerah – KPK Kembali Tangkap Tangan Bupati Labuhanbatu – Tim penindakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *