Home | Serba serbi | Akhirnya Fadli Zon Dapat Karangan Bunga Juga Plus Puisi dari Netizen

Akhirnya Fadli Zon Dapat Karangan Bunga Juga Plus Puisi dari Netizen

”Bp Fadli Zon, Mohon Titip Bunga di Sini Ya, Balai Kota Sudah Penuh”. Demikianlah tulisan pada sebuah karagan bunga yang dikirim ke kantor Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon di gedung DPR RI Jakarta.

fadli zon

Foto karangan bunga itu dipajang Fadli Zon di twitter-nya @fadlizon beberapa jam yang lalu. Pada bagian bawah karangan bunga itu tertulis ”TIM PENCITRAAN”.

Di twitter-nya, Fadli Zon menulis. “Kpd Tim Pencitraan, sy ucapkan terima kasih atas kiriman karangan bunganya utk sy ke DPR. Siapakah Tim Pencitraan?”

Lalu dilanjutkan dengan tulisan berikutnya. “Drpd kirim karangan bunga,sy sarankan kirim saja Sembako, lebih bermanfaat spt sembako bbrp hari sebelum Pilkada. Bisa ribuan paket sembako.”

Entah apa maksud dari karangan bunga itu namun beberapa hari terakhir ini, ramai berita mengenai karangan bunga ke balai kota DKI tempat Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok berkantor.

Karangan bunga yang mencapai 3000 lebih itu kini jadi pajangan di kawasan Monas dan banyak dikunjungi warga.

Sebelumnya, Fadli Zon menilai karangan bunga di kantor Ahok itu sebagai ‘pencitraan’.

Bahkan di twitter-nya juga dia mengusulkan agar kiriman ribuan karangan bunga ke Balai Kota untuk Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama ( Ahok) dan Djarot Saiful Hidayat dan dicatat sebagai Rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI).

“Saya mau usulkan pada Pak Jaya Suprana agar karangan bunga di Balai Kota dicatat sebagai REKOR MURI, karangan bunga terbanyak untuk Gubernur Jakarta,” kicau Fadli.

Ternyata banyak netizen yang gemas dengan ocehan Fadli. Bahkan ada salah satu netizen yang membuat puisi untuk Fadli. Berikut puisi tersebut :

Namanya Fadli Zon badannya bongsor..
Kalau lihat Jokowi dan Ahok dia langsung nyosor
Lihat saja mulutnya sampai jontor
Maklum.. karena memang IQnya ndlosor

Namanya Fadli Zon hobinya nyindir
Orang lain bekerja dia hanya nyinyir
Selalu membela orang salah karena dia pandir
Dianugerahi otak tapi tidak dipakai untuk berpikir

Memiliki predikat sebagai wakil rakyat
Tak membuatnya layak diberi hormat
Karena setiap pernyataannya seperti keluar dari pantat
Sama sekali tidak ada yang bermanfaat

Kalau hanya menghasilkan puisi
Puisi buatanku lebih bergengsi (hihhihii..)
Kalau hanya sindir sana sindir sini
Sungguh rugi rakyat memberimu gaji

Dari sini kita bisa belajar
Memlih wakil harus dengan nalar
Jangan hanya karena bermulut lebar
Kita anggap dia orang benar

Negeri ini takkan maju selamanya
Jika Fadli Zon masih ada di sana
Tak heran jika dia dijuluki ikan buntal
Sangat beracun membuat perut mual

Casino Online Indonesia

Facebook Comments
casino online terpercaya

About Lampu Merah

Check Also

Akibat Tudingan Mahar Rp 500 M, Sandiaga Uno Dilaporkan

LampuMerah – Akibat Tudingan Mahar Rp 500 M, Sandiaga Uno Dilaporkan – Istilah ‘jenderal kardus’ …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *