Home | Serba serbi | Hari Terakhir Tax Amnesty, Seorang Konglomerat Bayar Tebusan Rp 1 Triliun

Hari Terakhir Tax Amnesty, Seorang Konglomerat Bayar Tebusan Rp 1 Triliun

Program pengampunan pajak atau tax amnesty memang sudah resmi berakhir semalam. Namun banyak cerita yang terjadi jelang penutupan program tersebut.

tax amnesty

Menteri Keuangan Sri Mulyani bahkan mengungkapkan, ada wajib pajak besar yang memutuskan ikut tax amnesty di penghujung program yang hanya berjalan 9 bulan itu.

“Deklarasi saya rasa Indonesia sudah cukup besar, apakah masih ada yang high well? Masih ada,” ujarnya di Kantor Pusat Ditjen Pajak, Jumat (31/3/2017) malam.

“Tapi sebagian besar sudah ikut, bahkan sampai detik terakhir malam ini ada yang betul-betul mau laksanakan jadi pikir-pikir ikut atau enggak, akhirnya ikut,” sambung Sri Mulyani.

Direktur Jenderal Pajak Ken Dwijugiaseteadi tidak mengungkapkan identitas wajib pajak besar yang dimaksud Sri Mulyani.

Hanya saja ia mengatakan wajib pajak besar tersebut hanya satu orang yang ikut tax amnesty di Jakarta.

Di saat-saat terakhir, dia menyerahkan 3 Surat Pernyataan Harta (SPH) langsung dengan nilai uang tebusan mencapai Rp 1 triliun.

Lantas, berapakah nilai harta yang diungkapkan dan ditebus oleh konglomerat tersebut?

Dirjen Pajak tidak menjelaskan secara rinci apakah konglomerat itu membawa masuk hartanya (repatriasi) ataukah tetap di luar negeri.

“Itu baru Jakarta ya. Belum tahu yang di daerah. Di daerah kan masih ada orang-orang wajib pajak besar,” kata Ken.

Berdasarkan data Direktorat Jenderal Pajak, Sabtu (1/4/20167) pukul 00.09 WIB, total pelaporan harta melalui tax amnesty mencapai Rp 4.855 triliun, naik Rp 112 triliun dibandingkan hari sebelumnya.

Deklarasi harta di dalam negeri masih mendominasi dengan total Rp 3.676 triliun.

Sisanya yaitu deklarasi harta di luar negeri Rp 1.031 triliun dan harta yang dibawa pulang ke Indonesia (repatriasi) Rp 147 triliun.

Adapun jumlah uang tebusan mencapai Rp 114 triliun, pembayaran tunggakan Rp 18,6 triliun, dan pembayaran bukti permulaan Rp 1,75 triliun. Total uang yang masuk ke kas negara mencapai Rp 135 triliun.

tax amnesty

Bagaimanapun, ada perbedaan hitungan besaran tebusan antara mereka yang membawa masuk hartanya ke Indonesia dan yang tetap menyimpan harta yang dideklarasikan itu ke luar negeri.

Dalam aturan tax amnesty disebutkan bahwa besaran tebusan yang harus dibayar oleh wajib pajak di periode ketiga program ini adalah 5 persen dari harta yang dilaporkan jika harta tersebut dibawa ke Indonesia. Jika harta itu tetap berada di luar negeri, besaran tebusan yang harus dibayar sebesar 10 persen.

Dengan mengacu pada ketentuan tersebut, jika konglomerat itu membawa masuk hartanya ke Indonesia, maka harta yang dideklarasikan orang superkaya itu mencapai Rp 20 triliun.

Sementara itu, jika konglomerat itu tidak membawa masuk ke Indonesia, maka harta yang ditebus itu sebesar Rp 10 triliun.

Siapakah Konglomerat itu?

Ditjen Pajak juga tidak menjelaskann secara rinci mengenai siapa dan berapa total harta kekayaan dari konglomerat tersebut.

Namun mengacu pada laporan Forbes terakhir mengenai deretan orang kaya di Indonesia, konglomerat yang memiliki harta di kisaran Rp 10 triliun hingga Rp 20 triliun itu adalah mereka yang berada di peringkat 11 hingga 38.

Konglomerat itu adalah para pengusaha di berbagai sektor industri, mulai dari ritel, perkebunan, batu bara, barang-barang konsumer, properti, hingga media.

Selama ini, sektor-sektor tersebut banyak meraup keuntungan dari pola perekonomian Indonesia yang masih mengandalkan konsumsi dan ekspor komoditas.

Tingginya konsumsi membuat saham perusahaan-perusahaanconsumer goods terus menguat. Sehingga para pemegang saham, baik perorangan, institusi maupun pemilik perusahaan, menikmati trend ini.

Sementara itu, sektor komoditas juga masih sangat menjanjikan, meskipun trend harga saham untuk sektor ini belum terlalu terlihat signifikan kenaikannya.

Ya, memang tidak diketahui secara pasti mengenai siapa konglomerat yang membayar tebusan hingga sebesar Rp 1 triliun di akhir program tax amnesty.

Namun dari daftar Forbes itu setidaknya bisa diraba bahwa pengusaha yang terkait dengan industri konsumer dan komoditas yang berpeluang memiliki harta sedemikian besar itu.

Casino Online

 

Facebook Comments
casino online terpercaya

About Lampu Merah

Check Also

Akibat Tudingan Mahar Rp 500 M, Sandiaga Uno Dilaporkan

LampuMerah – Akibat Tudingan Mahar Rp 500 M, Sandiaga Uno Dilaporkan – Istilah ‘jenderal kardus’ …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *