Home | Serba serbi | Siapakah Sebenarnya Yang Suka Menuduh SBY?

Siapakah Sebenarnya Yang Suka Menuduh SBY?

Jeritan hati Presiden keenam Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang merasa difitnah karena selalu dikait-kaitkan dengan peristiwa demo 411 dan 211 serta dugaan tindakan makar, tentu layak untuk didengar dan disimak.

Apalagi kata Pengamat Politik Ray Rangkuti, ungkapan itu disampaikan mendayu.

ray rangkuti

Hanya saja, beberapa hal ini perlu diperjelas, menurut Direktur Lingkar Madani ini. siapakah gerangan yang mengait-ngaitkan berbagai peristiwa di atas dengan SBY?

“Jika menilik dari pernyataan SBY, nampaknya beliau punya asumsi bahwa ada pihak istana di belakang isu ini. Sesuatu yang tentunya belum dapat dipastikan,” kata Ray Rangkuti kepada wartawan, Kamis (2/2/2017).

Lebih-lebih tidak ditemukan adanya indikasi dan petunjuk yang dapat dikaitkan dengan Istana bahwa produksi isu dugaan adanya SBY di belakang berbagai peristiwa tersebut.

Selain itu imbuhnya, tak ada pernyataan Menteri, Kepala Staf Presiden, jubir presiden atau presiden Joko Widodo (Jokowi) yang menyebut hal itu.

“Lantas dari mana SBY membuat asumsi bahwa seolah istana mendapat informasi yang kurang valid?” tanya Ray Rangkuti.

“Mungkin karena itu pulalah pihak istana merasa tidak perlu menanggapi keinginan SBY untuk dapat bertemu tersebut,” jawabnya.

SBY mengaku ingin berbicara blak-blakan soal sejumlah tuduhan yang dialamatkan kepadanya dan juga Partai Demokrat.

SBY yang menggelar jumpa pers di kantor DPP Partai Demokrat, Jakarta, Rabu (1/2/2017), menyatakan dirinya telah dituduh sejumlah isu seperti mendanai aksi damai 411, menginisiasi gerakan makar, hingga rencana pengeboman Istana Merdeka.

sby

Atas semua tuduhan itu, SBY merasa difitnah. Dia pun merasa pemerintah seolah mendapatkan informasi yang keliru.

Presiden Jokowi akhirnya mengeluarkan statement terkait pernyataan keprihatinan Ketua Umum Partai Demokrat SBY terkait dugaan upaya penyadapan terhadap telepon selulernya seperti disampaikan ke media, Rabu (1/2/2017).

Jokowi menilai dugaan aksi penyadapan itu tidak ada hubungannya dengan Pemerintah.

“Lha kok barangnya dikirim ke saya ya? Iya enggak ada hubungannya,” ujar Presiden Jokowi di Gedung JCC Senayan, Jakarta, Kamis (2/2/2017).

Presiden Jokowi mengatakan, dugaan penyadapan tersebut terkuak dari pernyataan kuasa hukum Gubernur Non aktif Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok di persidangan kasus penistaan agama dengan terdakwa Ahok di PN Jakarta Utara.

“Begini lho, saya hanya ingin menyampaikan yang kemarin ya. Itu kan isu pengadilan itu isunya di pengadilan lho ya. dan yang bicara itu kan pengacara pak Ahok dan Pak Ahok,” ucap Presiden Jokowi.

Jokowi meminta dugaan aksi penyadapan tersebut tidak dikaitkan dengan dirinya. Dia minta hal itu ditanyakan kepada kuasa hukum Ahok dan ke Ahok sendiri.

“Itu juga isu pengadilan, tanyakan ke sana, tanyakan. Yang berbicara, tanyakan. Jangan barangnya dibawa ke saya. Yang bicara itu isu pengadilan kok,” kata Jokowi.

Casino Online

Facebook Comments
casino online terpercaya

About Lampu Merah

Check Also

Efek Ronaldo ke Juventus: Juve Raih Rp. 923 Miliar Sehari Hasil dari Jersey CR7

LampuMerah – Efek Ronaldo ke Juventus: Juve Raih Rp. 923 Miliar Sehari Hasil dari Jersey …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *