Home | Serba serbi | Penasaran Dengan Program AHY , Di Hitung Nitizen Lalu Temukan Ini!

Penasaran Dengan Program AHY , Di Hitung Nitizen Lalu Temukan Ini!

Penasaran Dengan Program AHY , Ternyata di hitung Nitizen Lalu Temukan Ini!

Lampu-merah.com – Acara debat pertama DKI Jakarta yang menghadirkan ketika pasangan calon gubernur DKI Jakarta masih menjadi topik yang hangat di perbincangkan. Seperti yang terpantau dari acara debat tadi malam, Jumat, 14/01/2017 masing-masing memaparkan visi dan misi, program hingga solusi mengatasi sederet permasalahan yang ada di Jakarta.

Dari pemaparan program ketiga pasangan calon, program dari pasangan calon nomor urut satu, Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni ternyata cukup membuat penasaran. Untuk diketahui, AHY dalam kesempatan malam itu memaparkan sepuluh program unggulan, di antaranya bantuan langsung sementara untuk keluarga miskin, program Rp 1 Miliar Satu RW, dan bantuan modal usaha untuk pelaku usaha.

Salah satu netizen bahkan langsung membuat hitung-hitungan untuk mengobati rasa penasarannya. Rasa penasaran itu kemudian diunggahnya dalam akun Facebooknya, Nurina Ayuningtyas.

Berikut isinya:

Penasaran soal program AHY akhirnya saya melakukan perhitungan sebagai berikut:

1. Jumlah RW di Jakarta 2014 adalah 2,709.
2,709 x 1 Milyar = 2.709 Triliun

2. Jumlah UMKM di Jakarta 2014 adalah 930,620 unit.
930,620 x 50 juta = 46.531 Triliun

3. Jumlah kepala keluarga miskin di Jakarta per September 2016 adalah 385,840.
385,840 x 5 juta = 1.929 Triliun

Total dari 3 program saja adalah 51.169 Triliun. Padahal APBD DKI Jakarta tahun 2016 adalah 67.160 Triliun. Masuk akal?

Postingan itupun langsung mendapatkan reaksi dari netizen. Banyak yang menyebut postingan tersebut adalah postingan yang cerdas. Beberapa diantaranya menanyakan asal data yang di paparkan, dan langsung di jawab oleh Nurina dengan menyertakan link sebuah berita. Mereka tidak hanya kehilangan tempat tinggalnya, akan tetapi juga mata pencahariannya dan yang tidak kalah penting juga mereka kehilangan habibatnya.

AHY berkata, seorang korban penggusuran tidak bisa lagi berinteraksi dengan lingkungannya. Menurutnya, relokasi warga ke rumah susun (rusun) bukanlah solusi yang ideal.

Korban penggusuran di rusun harus beradaptasi dengan lingkungan yang baru, dan sering kali proses tersebut gagal di hadapi. AHY mengaku sudah bertemu langsung korban-korban penggusuran yang direlokasi ke rusun, dan melihat langsung reaksinya.

 

“Saya bertemu langsung, mereka masih menangis, bagaimana mereka diusir begitu saja, tanpa kompensasi, ganti rugi, bahwa korban pengusuran lansia, ibu-ibu mereka stres semaunya,” ujar AHY.

“Ingat, gedung-gedung beton ini benda mati. Jakarta adalah roh dan warganya,” kata AHY.

klik aja

BERITA TERBARU │BERITA TER UP-DATE│BERITA INDONESIA

Facebook Comments
casino online terpercaya

About Lampu Merah

Check Also

KPK Kembali Tangkap Tangan Bupati Labuhanbatu

LampuMerah – KPK Kembali Tangkap Tangan Bupati Labuhanbatu – Tim penindakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *