Home | Kriminal | Pengedar Narkoba Diringkus di Klinik Setelah Kejar-Kejaran Dengan Polisi

Pengedar Narkoba Diringkus di Klinik Setelah Kejar-Kejaran Dengan Polisi

Seorang pengedar narkoba mencoba melarikan diri saat mobil Avanza bernomor polisi BM 1598 NJ yang dikendarainya dihentikan petugas kepolisian di kawasan Jalan Lintas Timur Pematang Reba, kabupaten Indragiri Hulu, Riau.

pengedar narkoba

Polisi nyaris menjadi korban karena pelaku nekat menginjak gas dan memacu mobilnya hingga hampir mencelakai petugas kepolisian.

“Pelaku berusaha melarikan diri dengan cara ingin menabrak personel Polsek Rengat Barat Bripka Donny Waroka yang saat itu sedang mengenakan pakaian dinas polisi lengkap,” ujar Kapolres Indragiri Hulu AKBP Abas Basuni, Selasa (22/11).

Melihat pengendara itu kabur, petugas mencoba memberi tembakan peringatan ke udara sebanyak 2 kali. Namun, pengendara itu malah menginjak gas. Petugas kepolisian mengarahkan moncong senjata ke arah mobil dan memuntahkan peluru timah panas.

“Mobil tetap melaju dan tidak mau berhenti, petugas langsung melakukan pengejaran mobil yang kabur ke arah kantor Bupati Inhu di Pematang Reba,” ucap Perwira Menengah jebolan Akademi Kepolisian tahun 1996 ini.

Saat melakukan pengejaran, polisi mendapatkan informasi ada seorang lelaki yang terkapar karena mengalami luka tembak dan dirawat di klinik Muizzah yang berlokasi dekat simpangan bundaran tugu Patin.

Kapolsek Rengat Barat Kompol Franky Tambunan langsung menuju klinik itu dan mengamankan pria tersebut. Franky membawa pria itu ke RSUD Pematang Reba yang selanjutnya dirujuk ke Rumah Sakit Bhayangkara Pekanbaru.

“Pria itu inisial FA (24) warga kecamatan Lirik, diduga sindikat pengedar yang tertembak di mobil yang dikejar petugas,” kata Abas.

Anggota kepolisian yang melakukan pengejaran mobil di seputaran Kelurahan Pematang Reba Kecamatan Rengat Barat, menemukan mobil Avanza terparkir di Jalan Jati lokasi perumnas dalam keadaan kosong. Mobil itu langsung digeledah.

“Ditemukan di pintu samping supir kotak plastik kecil warna hijau. Setelah dibuka dengan disaksikan para saksi, isinya diduga narkotika jenis sabu di dalam 7 bungkus plastik bening berupa butiran kristal serta 1 bungkus plastik yang diduga berisikan pil ekstasi sebanyak 10 butir berwarna merah muda bergambar love,” jelas Abas

Barang bukti tersebut dibawa ke Polsek Rengat Barat untuk diproses hukum lebih lanjut. Sedangkan pelaku yang tertembak, dijerat UU nomor 35 tahun 2009 tentang pemberantasan narkotika.

“Petugas juga mengamankan 1 unit mobil Toyota Avanza warna putih BM-1598-NJ, 1 pasang nomor Polisi BM-1183-BF, 1 kotak plastik kecil warna hijau dan 3 plastik bening ukuran kecil tanpa isi,” pungkas AKBP Abas.

Casino Online

Facebook Comments
casino online terpercaya

About Lampu Merah

Check Also

Pedagang Mie Pangsit di Medan Tewas Dibegal

LampuMerah – Pedagang Mie Pangsit di Medan Tewas Dibegal – Inilah foto-foto ketika seorang pedagang …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *